"Ambil saja makanannya"
berkata seekor burung dewasa kepada burung hitam kecil, burung hitam kecil itu pun mengambil beberapa makanan untuk dibawanya pulang ke sarang, sementara itu di sarang burung hitam kecil tersebut terbaring seekor burung tua yang adalah ibu dari burung kecil.
"Aku pulang, aku bawa makanan" burung hitam kecil hinggap ke sarang nya
"Syukurlah, jangan cepat dihabiskan, itu untuk persediaan besok" dengan nada pelan ibu nya menjawab
"Ibu makan saja, kalau mau habis nanti aku cari lagi, yang penting ibu sehat"
"Maafkan ibumu anakku, ibu telah membuatmu repot"
"Ah ini tidak seberapa bu, saya istirahat dulu"
Hari mulai gelap, burung hitam kecil itu hinggap ke dahan tertinggi sambil melihat matahari terbenam.
"Ya Tuhan, sembuhkan lah ibuku dari penyakit, jagalah dia sebagaimana dia menjaga ku diwaktu kecil"
- 3 Hari Sebelumnya -
"Ibu ke kota dulu nak, ibu ingin menjumpai merpati-merpati"
Pagi hari, burung hitam tua terbang ke perkotaan dimana banyak sekali manusia memakai kendaraan bermotor, pabrik pabrik industri.
Sepanjang perjalanan asap kendaraan bermotor mencemari udara, dan sedikit pepohonan
"Aku harus beristirahat sebentar di pohon, mungkin didepan sana ada pohon"
dengan nafas tersedak sedak burung hitam tua terbang mencari pohon untuk istirahat. tapi yang ditemukannya hanyalah pemukiman kumuh, pepohonan habis ditebang dan dibuat bangunan-bangunan yang hanya membuat sesak.
burung tua itu tak tahan lagi, dia terjatuh di atap sebuah bangunan. burung hitam tua itu terkapar tak berdaya
Hari mulai gelap, sang anak mulai gelisah, dia berinisiatif untuk menyusul ibunya. tapi karna matahari mulai tenggelam dia mengajak teman-temannya untuk ikut menemaninya
Hari telah malam, kota sibuk berubah seperti kota mati, anak burung hitam mencari dan terus mencari sampai salah satu temannya melihat ibu nya mencoba untuk terbang tetapi sayapnya patah karena terjatuh. burung hitam tua itu mencoba sekali lagi untuk terbang tapi malah dia terjun bebas dan akan menghepas ke tanah
"IBU!!!"
teriak burung hitam kecil yang terbang menukik untuk menangkap ibunya
dengan naluri untuk menyelamatkan, dan tidak ingin kehilangan ibu nya burung hitam itu berhasil menangkap ibu nya dan teman-temannya membantu untuk membawanya pulang
"Terima kasih banyak nak, kamu menyelamatkan ibu"
"Karena harta yang paling berharga yang aku miliki hanyalah kamu, ibuku"
Intinya tafsir sendiri, udah gede kan?

No comments:
Post a Comment